logo blog
Selamat Datang Di Blog KemejingNet
Terima kasih atas kunjungan Anda di blog KemejingNet,
semoga apa yang saya share di sini bisa bermanfaat dan memberikan motivasi pada kita semua
untuk terus berkarya dan berbuat sesuatu yang bisa berguna untuk orang banyak.

Baobab, Pohon Yang Tumbuh Terbalik

Adansonia digitara atau sering juga disebut Baobab, adalah pohon yang berbentuk aneh, pohon ini banyak tumbuh di daerah dataran rendah terutama di Negara Afrika dan Australia.

Baobab juga dinamai pohon terbalik karena disaat ranting pohon itu tidak berdaun, cabang-cabang dari pohon Baobab akan terlihat seperti akar yang mencuat ke udara, seolah-olah pohon ini ditanam terbalik.

Menurut legenda, konon seorang dewa yang bernama dewa Tora merasa tidak suka karena Baobab tumbuh di kebunnya, lalu ia mencabut dan melemparkannya dan jatuhlah pohon Baobab di bumi dengan posisi terbalik, walaupun Baobab jatuh dengan posisi terbalik namun pohon ini masih terus tumbuh dengan baik.


Baobab dapat tumbuh hingga mencapai 5 sampai 30 meter dan dapat memiliki diametr batang 7 sampai 11 meter. Hebatnya lagi Baobab juga terkenal sebagi pohon yang dapat hidup ribuan tahun. Penduduk Afrika bahkan sangat menghormati pohon Baobab, karena telah banyak memberi kehidupan pada mereka.


Selain menjadi sumber penghasil kayu, menurut Ohio State University, Baobab sering dilubagi oleh penduduk sebagai tempat tinggal, tempat penyimpanan biji-bijian, tempat air dan juga sering digunakan sebagai situs pemakaman.


Beberapa produk penting yang dihasilkan dari Baobab adalah dari kulit pohonnya, kulit Baobab mengandung serat dan digunakan untuk membuat jaring ikan, tali, karung, dan pakaian. konon katanya kulit Baobab juga bisa menjadi penyedap makanan. Secara tradisional daun Baobab bahkan kerap digunakan untuk ragi dan sayuran.

Buah dan biji dari Baobab sebagaimana dilansir situs amusingplanet, juga dikonsumsi oleh penduduk Afrika dan hewan-hewan ternak mereka. daging buah Baobab ketika dikeringkan dan dicampur dengan air, juga bisa dibuat minuman yang rasanya mirip dengan limun.

Demikian mengenai pohon Baobab yang tumbuh terbalik, artikel ini saya kumpulkan dari berbagai sumber, kurang lebihnya mohon maaf, semoga ada manfaatnya.


Enter your email address to get update from KemejingNet.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

4 komentar

iya tuh
yg atas kayak akar mas,jadi seperti kebalik nih saya baru mengetahui diartikel ini

Balas

kalo dilihat dari Batang pohonnya lebih gede dari pohon yg lain ya Kang pantesa saja bisa untuk tempat penyimpanan biji-bijian, tempat air dan situs pemakaman, kira2 di Indonesia ada gak kang Pohon Baobab ini :)

Balas

Bener mas, di google udah banyak artikel ini mas, cuma ikut berbagi aja apa yang telah saya baca.

Balas

Kurang tau mas Eka kalau di Indonesia, sejauh yang saya baca di internet pohon ini paling banyak di Afrika dan Australia Mas.

Balas

Terima kasih atas kunjungan dan komentar Anda yang sesuai dengan topik, mohon maaf bila kadang telat berkunjung balik.

Maaf link hidup tidak akan tampil disini, berkomentar yang baik itu salah satu cara mendapatkan backlink yang baik.

Copyright © 2016. KemejingNet - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Modification by KemejingNet Proudly powered by Blogger