logo blog
Selamat Datang Di Blog KemejingNet
Terima kasih atas kunjungan Anda di blog KemejingNet,
semoga apa yang saya share di sini bisa bermanfaat dan memberikan motivasi pada kita semua
untuk terus berkarya dan berbuat sesuatu yang bisa berguna untuk orang banyak.

Vanili, Emas Hijau Yang Kini Memudar

KemejingNet - Vanili, Emas Hijau Yang Kini Memudar. Vanili atau nama latinya (Vanilla planifolia) adalah tanaman penghasil bubuk vanili yang biasa dijadikan pengharum makanan. Bubuk ini dihasilkan dari buahnya yang berbentuk polong. Tanaman vanili dikenal pertama kali oleh orang-orang Indian di Meksiko, negara asal tanaman tersebut. Nama daerah dari vanili adalah Panili atau Perneli. (Wkipedia)

Vanili, Emas Hijau Yang Kini Memudar

Pohon Vanili
Vanili pernah juga disebut emas hijau karena harhanya yang mahal mirip dengan harga emas, namun itu dulu sekitar tahun 90 an sampai dengan tahun 2000. Sekarang kepopuleran vanili sedikit memudar karena harganya yang anjlok di pasaran.

Pohon vanili biasa tumbuh melekat pada pohon atau tonggak yang telah disediakan oleh si penanan. Batang tanaman vanili kira-kira sebesar jari, berwarna hijau, agak lunak, beruas dan berbuku. Panjang rata-rata 15 cm. 

Daun Vanili
Daun vanili merupakan daun tunggal. Letaknya berselang-seling pada masing-masing buku. Warnanya hijau terang, dengan kepanjangan 10-25 cm serta lebar 5-7 cm. Bentuk daun pipih, berdaging, bulat telur, jorong atau lanset dengan ujung lancip. Tulang daun sejajar, tampak setelah daun tersebut tua atau mengering, sedangkan pada waktu daun masih muda tidak jelas kelihatan.

Bunga Vanili
Rangkaian bunga vanili adalah bunga tandan yang terdiri dari 15-20 bunga. Bunga keluar dari ketiak daun bagian pucuk batang. Bentuk bunganya duduk, berwarna hijau-biru agak pucat, panjang 4-8 cm dan berbau agak harum.


Bunga vanili terdiri dari 6 daun bunga (3 sepal, 3 petal) yang terletak dalam dua lingkaran. Daun bunga bagian luar (sepal) sedikit lebih besar daripada bagian dalam petal. Satu dari petalnya berubah bentuk, menggulung seperti corong yang disebut bibir (rostelum).

Vanili, Emas Hijau Yang Kini Memudar

Reproduksi Vanili
Agar vanili bisa menhasilkan buah perlu mendapatkan bantuan manusia untuk mengawinkan. Putik pada bunga vanili tertutup oleh bibir, sehingga penyerbukan secara alamiah terhalang, kepala sari (anther) berisi dua butir tepung sari, letaknya lebih tinggi daripada kepala putik. Keistimewaan dari bunga vanili yaitu kepala putiknya berisi cairan perekat. Bila tepung sari diletakkan disana akan segera menempel dan terjadilah pembuahan.

Bunga vanili yang telah mekar hanya dapat bertahan satu hari. Jika bunga yang telah mekar itu tidak segera dikawinkan, akan layu dan kemudian rontok. Oleh sebab itu harus sering keliling kebun untuk mengontrol perkembangan vanili.

Saat yang baik untuk mengawinkan bunga vanili adalah pada pagi hari. Hari-hari basah dan kering sekali tidak baik untuk penyerbukan. Berhasil atau tidaknya penyerbukan akan tampak setelah dua atau tiga hari. Bunga yang berhasil diserbuki akan berubah warnanya menjadi lebih pucat. Enam buah daun bunganya akan layu tetapi tangkai bunganya tetap menempel pada tandan bunga. Bunga yang tidak berhasil diserbuki akan gugur. Setelah terjadi pembuahan antara 10-15 buah, bunga pada tandan yang masih kuncup sebaiknya dipangkas, agar zat makanan yang dihisap oleh tanaman diakumulasikan pada pembentukan dan pembesaran buah.

Pada waktu bunga mekar, panjang bakal buah 2-4 cm dengan garis tengah 5 mm. Satu minggu setelah penyerbukan bakal buah itu dapat mencapai panjang 8-10 cm. Lima minggu kemudian buah telah mencapai panjang maksimal 20-25 cm, dengan garis tengah 1,5 cm. Setelah buah mencapai perkembangan yang maksimal, lima atau enam bulan kemudian buah akan masak.

Warna buah mula-mula hijau muda, kemudian hijau tua disertai dengan garis-garis kuning menjelang masak. Buah yang telah masak berwarna coklat tua. Jika dibiarkan masak di pohon, buah akan pecah menjadi dua bagian, dan menyebarkan aroma vanili. Biji buah kecil-kecil, banyak sekali jumlahnya, berwarna hitam dan berukuran kira-kira 0,2 mm.

Cara Budidaya
Untuk membudidayakan pohon vanili sangatlah muda, potong batang vanili sekitar2 atau tiga ruas dan tanam pada tempat yang basah, akan lebih baik lagi bila ditanam di polybag, dan ketika telah tumbuh tunas barulah dipindahkan ke ladang penanaman.

Silahkan Baca Juga  : Cara Membuat Bibit Stek Batang

Demikian mengenai Vanili si emas hijau yang kini memudar, semoga untuk tahun-tahun kedepan harga vanili akan kembali naik, agar para petani yang membudidayakan tanaman vanili kembali bergairah dalam merawatnya. Sekian semoga bermanfaat.

Enter your email address to get update from KemejingNet.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

8 komentar

Dari dulu saya memang pingin budidaya vanili, minimal bisa mempercantik teras depan rumah. Dan baru tahu ternyata membudidayakan vanili cukup mudah ya mas. Saya akan coba cara Mas Isrofi Achmad diatas. :D

O iya kelihatannya ini kunjungan perdana saya di kemejingnet.com, salam kenal buat Mas Isrofi Achmad dan sukses selalu buat blognya. Semoga kehadiran saya bisa diterima di blog ini. Hehe terima kasih atas Tips nya tentang budidaya Vanili diatas Mas Isrofi Achmad. :D

Balas

Makasih mas telah mampir di blog kemejingnet.com yang sederhana ini, semoga bisa saling silaturahmi.

Balas

sepertinya sangat mudah ya kang cara membudidayakan pohon Vanili ini, tapi ada spesifi khusus nggak kang daerah atau tempat yg bisa ditanami pohon vanili ini, atau bisa di tanam di daerah yg iklimnya apa saja... :) saya ijin baca-baca dulu ah ...

Balas

Baru tahu Ane gan tanaman Vanili, Ane tahu nya Vanili yang di dapur Mak Ane, untuk masak. Makasih banyak gan atas info nya

Balas

Tanaman vanili bisa tumbuh di 400-800 diatas permukaan laut mas, bila di tanah yang berair hendaknya dubuat parit agar drainase lancar.

Balas

Dulu pas harganya mahal ditempat saya sampai ditungguin mas vanili ini, sama-sama mas, terima kasih juga telah mampir.

Balas

betul mas, dulu memang panili harganya mahal bahkan para pemilik kebun panili sampai membuat pagar keliling untuk kebunya agar buah panilninya tidak dicuri orang, tapi sekarang dibiarkan begitu saja juga tidak ada yang ngambil

Balas

Sebenarnya sekarang harga vanili juga lumayan mas masih dikisaran 50 ribu, tapi terkadang salahnya para petani disini, giliran hara murah maka tanaman tidak dipelihara, nanti giliran harga mahal baru menanamnya.

Balas

Terima kasih atas kunjungan dan komentar Anda yang sesuai dengan topik, mohon maaf bila kadang telat berkunjung balik.

Maaf link hidup tidak akan tampil disini, berkomentar yang baik itu salah satu cara mendapatkan backlink yang baik.

Copyright © 2016. KemejingNet - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Modification by KemejingNet Proudly powered by Blogger