logo blog
Selamat Datang Di Blog KemejingNet
Terima kasih atas kunjungan Anda di blog KemejingNet,
semoga apa yang saya share di sini bisa bermanfaat dan memberikan motivasi pada kita semua
untuk terus berkarya dan berbuat sesuatu yang bisa berguna untuk orang banyak.

12 Jenis Batik Motif Kembang

12 Jenis Batik Motif Kembang - Dalam khasanah perbatikan Indonesia, batik dengan motif kembang menjadi salah satu motif yang banyak digunakan oleh para pembuat kain batik. Berbagai jenis motif kembang kini mulai semakin ramai dibuat oleh para pengrajin kain batik.

Ada berbagai jenis kembang yang sering dijadikan motif dalam membatik, diantaranya adalah kembang kantil, kembang setaman, kembang kopi, kembang cengkeh, kembang asem dan juga kembang-kembang yang lainnya.

Salah satu batik motif kembang yang terkenal adalah motif kembang kantil. Dalam perkembangan batik di Jepara, diceritakan bahwa motif batik kembang kantil ini diciptakan oleh R.A Kartini. Beliau menciptakan batik ini dengan menggabungkan 2 gaya batik – yaitu batik keraton Solo dan batik pesisiran Pekalongan.

Dalam dunia perbatikan di Indonesia motif bunga/kembang merupakan motif yang biasa digunakan dalam batik-batik pesisiran Pekalongan, namun saat ini batik dengan motif kembang telah menyebar di berbagai tempat pengrajin batik di Indonesia baikitu di Solo, Yogya,dan tempat-tempat lainnya.

Berikut ini beberapa jenis batik motif kembang menurut berbagai daerah-nya masing-masing

1. Motif Batik Kembang Setaman

Pada jaman dahulu motif kembang setaman sangat terkenal di kalangan perempuan peranakan. Kain Panjang Kembang Setaman ini memiliki ragam hias pohon hayat pada bagian badan dan buketan (rangkaian bunga) pada bagian tumpal. Pada umumnya kain ini memiliki ukuran Panjang x Lebar 184 x 102 cm. Adapun jenis kain yang digunakan dalam motif batik kembang setaman adalah kain Katun Primisima, dengan teknik produksi batik tulis, dengan jenis pewarna yang digunakan adalah pewarna sintetis. Batik dengan motif kembang setaman ini  berasal daerah Pekalongan, Jawa Tengah.

Jenis-Batik-Motif-Kemabng


2. Motif Batik Kembang Kopi

Batik motif kembang kopi, adalah batik Madura, istilah Bang digunakan untuk kain batik yang didominasi warna merah. Batik ini sendiri memang memiliki latar nitik dengan dominasi warna merah yang memiliki ragam hias pohon kopi ditambah dengan gambar ayam bekisar yang merupakan simbolisasi dari legenda rakyat Sawung Galing.

Batik ini memiliki warna dasar merah dengan ukuran, Panjang x Lebar 211 x 101 cm. Adapun jenis kain yang digunakan adalah kain katun prima, dengan teknik produksi batik tulis, dan jenis pewarna yang digunaan adalah jenis pewarna sintetis. Asal Batik motif ini adalah Daerah Jawa Timur/Madura.

Jenis-Batik-Motif-Kemabng


3. Batik Tulis Sekar Aseman

Motif ini menggambarkan bunga Asem yang banyak dijumpai di Lasem. Motif juga sering disebut sebagai motif Lasem Aseman. Motif ini memiliki Warna Dasar Cokelat dengan ukuran Panjang x Lebar 245 x 103 cm, Jenis Kain Katun Primisima, dengan Teknik Produksi Batik Tulis, dan Jenis Pewarna yang digunakan adalah Pewarna Sintetis, adapun Asalnya adalah Daerah Lasem, Jawa Tengah.

Jenis-Batik-Motif-Kemabng

Jenis-Batik-Motif-Kemabng


4. Motif Batik Sekar Jagad

Batik Sekar Jagad adalah batik dari Madura, batik ini bermakna kecantikan dan keindahan, sehingga orang-orang yang melihatnya akan terpesona. Motif Sekar Jagad memiliki pola geometris berbentuk ceplok yang berulang dan biasanya berisi bermacam bunga. Terkadang bentuk ceplok pada motif Sekar Jagad terlihat seperti peta dunia. Hal ini menggambarkan pesan yang terkandung dalam motif Sekar Jagad berupa keragaman dan harmoni dunia.

Jenis-Batik-Motif-Kemabng

5. Motif Batik Lereng Sekar Kelengan

Lereng adalah bentuk motif yang tersusun lurus dan diagonal. Bagian isi (isen-isen) kain ini memiliki ragam hias bunga (sekar). Sedangkan dari pewarnaan termasuk ke dalam kelompok kelengan, yaitu batik yang hanya dicelupkan ke dalam satu warna.

Jenis-Batik-Motif-Kemabng

6. Motif Batik Bunga Bintang

Bakaran adalah nama suatu desa di daerah Pati, Jawa Tengah. Konon Batik Bakaran memiliki keterikatan dengan Kerajaan Majapahit, di mana kemampuan membatik masyarakat yang ada di Desa Bakaran diturunkan oleh Nyi Banoewati—yang merupakan pembuat seragam istana Kerajaan Majapahit. Batik ini sendiri menggambarkan motif bunga Bintang.

Baca juga  :  15 Jenis Nama Motif Batik Tradisional Indonesia

Batik motif ini memiliki Warna Dasar Merah dengan ukuran Panjang x Lebar 213 x 112 cm, dengan Jenis Kain Katun Primisima, adapun teknik pembuatannya adalah Teknik Produksi Batik Tulis, dengan menggunakan Jenis Pewarna Pewarna Sintetis. Adapun asal dari batiki ini adalah Daerah Madura, Jawa Timur.

Jenis-Batik-Motif-Kemabng

7. Motif Batik Bunga Anggrek

Bakaran adalah nama suatu desa di daerah Pati, Jawa Tengah. Konon Batik Bakaran memiliki keterikatan dengan Kerajaan Majapahit, di mana kemampuan membatik masyarakat yang ada di Desa Bakaran diturunkan oleh Nyi Banoewati yang merupakan pembuat seragam istana Kerajaan Majapahit. Batik ini sendiri menggambarkan bunga Anggrek.

Motif ini memiliki Warna Dasar Cokelat, dengan ukuran Panjang x Lebar 207 x 112 cm, dengan Jenis Kain Katun Primisima, adapun Teknik Produksinya adalah Batik Tulis, dengan Jenis Pewarna yang digunakan adalah Pewarna Sintetis, Adapun Asal Daerahnya adalah Madura, Jawa Timur.

Jenis-Batik-Motif-Kemabng


8. Motif Batik Kembang Kantil

Kembang Kantil mempunyai makna filosofis, "kanthi laku, tansah kumanthil". Atau simbol pepeling bahwa untuk meraih "ngelmu iku kalakone kanthi laku. Lekase kalawan kas, tegese kas iku nyantosani." Maksudnya untuk meraih ilmu spiritual serta meraih kesuksesan lahir dan batin, setiap orang tidak cukup hanya dengan memohon-mohon doa. Kesadaran spiritual tak akan bisa dialami secara lahir dan batin tanpa adanya penghayatan akan nilai-nilai luhur dalam kehidupan sehari-hari (lakutama atau perilaku yang utama).

Bunga kanthil berarti pula, adanya tali rasa, atau tansah kumanthil-kanthil, yang bermakna pula kasih sayang yang mendalam tiada terputus. Yakni curahan kasih sayang kepada seluruh makhluk, kepada kedua orang tuanya dan para leluhurnya. Dalam budaya Jawa, kembang kantil dijadikan sebagai lambang cinta kasih yang abadi. Dalam upacara pernikahan, kembagn kantil sering disematkan di telinga pengantin sebagai simbol agar kedua pasangan abadi selamanya.

Jenis-Batik-Motif-Kemabng

Jenis-Batik-Motif-Kemabng

Jenis-Batik-Motif-Kemabng


9. Motif Batik Sekar Lereng

Motif lereng adalah motif yang tersusun menurut garis miring atau diagonal. Motif pola lereng terdiri dari garis dan isian lainnya yang bersifat linier. Pada batik yang berasal dari Cirebon ini, motif lereng berupa ragam hias bunga.

Motif  ini memiliki Warna Dasar Hijau, dengan ukuran Panjang x Lebar 190 x 99 cm, adapun jenis kain yang digunakan adalah Jenis Kain Katun Primisima, dengan Teknik Produksi Batik Cap, dengan Jenis Pewarnaaan Pewarna Sintetis, Adapun Asal batik ini adalah Daerah Cirebon, Jawa Barat.

Jenis-Batik-Motif-Kemabng


10. Motif Batik Buketan Bunga Lotus

Buketan merupakan sebutan untuk motif yang penampilannya seperti buket atau rangkaian. Bunga lotus sendiri adalah ragam hias yang populer dalam motif Buketan. Bunga Lotus melambangkan kemurnian dan kesucian. Bunga lotus juga dianggap sebagai lambang harmoni yang berkesinambungan.

Motif ini memiliki Warna Dasar Biru, dengan ukuran Panjang x Lebar 194 x 104 cm, dengan Jenis Kain Katun Prima, dan Teknik Produksi Batik Kombinasi, serta Jenis Pewarnaan dengan Pewarna Sintetis. Asal Daerah Batik ini adalah Pekalongan, Jawa Tengah.

Jenis-Batik-Motif-Kemabng


11. Motif Batik Ceplok Sekar Parang

Ceplok merupakan salah satu motif geometris. Batik beragam hias Parang sendiri termasuk motif garis miring yang secara geometris tertata dan beraturan. Kelompok Parang Rusak terdiri dari berbagai ukuran. Parang berarti perang mealawan hawa nafsu jahat dan mempunyai makna agar manusia dapat mengendalikan hawa nafsunya sehingga dapat berperilaku luhur. Motif ini terdiri dari ornamen Lidah api dan Blumbungan (Mlinjon).

Batik ini memiliki Panjang x Lebar 250 x 102 cm, dengan Jenis Kain Katun Prima, dengan Teknik Produksi Batik Cap, serta dengan Jenis Pewarnaan Pewarna Sintetis, Adapun Asal batik ini adalah Daerah Solo, Jawa Tengah.

Jenis-Batik-Motif-Kemabng


12. Motif Batik Kembang Temu

Makna dan Filosofis Kembang Temu adalah Kebapakan. Maka orang yang memakainya akan memiliki sifat dewasa. Adapun asal dari motif batik kembang temu ini adalah Jogjakarta.

Jenis-Batik-Motif-Kemabng

Itulah 12 Jenis Batik Motif Kembang yang bisa kami sajikan pada kesempatan ini, semoga bermanfaat dan semakin membuat kita mengenal akan khasanah perbatikan di Indonesia.

Enter your email address to get update from KemejingNet.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

3 komentar

Aku suka yang motif kembang melati mas ahmad, apalagi dibuat kemeja tangan pendek, terasa kaya pejabat.

Balas

saya kalo pake batik suka warna yang cerah cerah mas seperti Batik Lereng Sekar Kelengan, jadi terlihat lebih cool :)

Balas

Kalau dilihat dari keseluruhan saya paling suka dengan Motif Temu,kayanya cocok sekali kalau saya bikin baju buat acara kondangan..hehee

Balas

Terima kasih atas kunjungan dan komentar Anda yang sesuai dengan topik, mohon maaf bila kadang telat berkunjung balik.

Maaf link hidup tidak akan tampil disini, berkomentar yang baik itu salah satu cara mendapatkan backlink yang baik.

Copyright © 2016. KemejingNet - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Modification by KemejingNet Proudly powered by Blogger