logo blog
Selamat Datang Di Blog KemejingNet
Terima kasih atas kunjungan Anda di blog KemejingNet,
semoga apa yang saya share di sini bisa bermanfaat dan memberikan motivasi pada kita semua
untuk terus berkarya dan berbuat sesuatu yang bisa berguna untuk orang banyak.

Cara Memilih, Menyimpan Dan Mengolah Tahu Dengan Benar

Cara Memilih, Menyimpan Dan Mengolah Tahu Dengan Benar. Tahu adalah makanan yang terbuat dari kedelai yang mempunyai sumber protein yang tinggi. Selain mempunyai rasa yang enak tahu juga bisa didapat dengan mudah serta bisa bisa diolah menjadi berbagai makanan. Namun tahukah Anda bagaimana cara memilih, menyimpan dan mengolah tahu dengan benar?.

Kenapa haus memilih tahu dengan benar?, karena terkadang dipasaran sering terdapat tahu yang mengandung bahan makanan yang berbahaya. Selain itu agar tahu yang kita beli bisa awet sebelum dikonsumsi kita juga harus benar dalam menyimpannya sebelum tahu kita olah.

Cara-Menyimpan-Dan-Mengolah-Tahu

Berikut ini Chefsiana bagikan 4 tips cara memilih, menyimpan dan mengolah tahu dengan benar  :

1. Kita harus pintar dalam memilih tahu yang akan kita beli, kadang kalau dilihat sekilas tahu akan tampak sempurna dengan warna yang putih ataupun kuning. Tapi setelah diolah dan dimakan rasanya asam. Memilih tahu yang benar adalah dengan melihat tahu ang segar dan punya bau yang khas serta tidak asam.

2. Tahu yang masih segar akan memiliki tekstur yang mudah pecah. Kebanyakan orang akan memilih tahu yang kenyal dan tidak mudah pecah. Namun sebenarnya tekstur yang tahu segar adalah tahu yang mudah pecah dan lembek. Tahu yang memiliki tekstur kenyal, bisa-bisa adalah tahu yang mengadung bahan pengawet atau bahan-bahan kimia lainnya.


3. Tahu yang masih segar sebaiknya langsung dimasak, jika tidak ingin langsung dimasak, simpanlah tahu dalam lemari es setelah dicuci terlebih dahulu. Namun akan lebih baik jika tahu direndam terlebih dulu pad air matang. Karena sumber kacang-kacangan dan semua sumber produk olahan didalam tahu bisa mengalami proses fermentasi.

Proses perendaman tahu didalam air matang yang masih hangat akan membantu menghambat reaksi fermentasi kacang-kacangan didalam tahu. Sebenarnya proses fermentasi inilah yang menyebabkan tahu menjadi cepat asam.

4. Batas penyimpanan tahu di dalam lemari es, itu juga tidak bisa lama, maksimal dua hari. Setelah itu tahu akan kurang enak ketika dimasak. Namun kalau masih ada sisa tahu setelah dua hari, Anda jangan buru-buru membuangnya.

Tahu yang telah lewat dua hari dalam lemari es masih bisa disiasati untk diolam menjadi makanan dengan beragam bumbu dan kreasi masakan, misalnya, pepes tahu atau tumis tahu. Tahu yang telah lama jika hanya digoreng pasti rasanya akan kurang enak.

Demikian 4 tips cara memilih, menyimpan dan mengolah tahu dengan benar yang bisa Alya bagikan, semoga bermanfaat, dan silahkan tunggu tips-tips berikutnya.
Enter your email address to get update from KemejingNet.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

4 komentar

Wah ternyata menyimpan tahu juga ada 'tutorialnya ya mas, hehe.. semoga bisa dipraktekan oleh ara ibu yang suka kesulitan menyimpan tahu dlm jangka waktu lama...

Balas

kalo ibu saya kalo membeli tahu biasanya sih langsung digoreng semuanya, dan ngga disimpan dilemari es dulu hehehee :)

Balas

baru tahu, alasan kenapa tahu selalu direndam air dan simpan di kulkas :D

Balas

saya jd tahu mas setelah membaca artikel tentang Tahu ini.
semoga pengunjung lainnya yg tahu jd semakin tahu dan menyukai tahu. Terimakasih atas sajian tahunya mas :D :)

Balas

Terima kasih atas kunjungan dan komentar Anda yang sesuai dengan topik, mohon maaf bila kadang telat berkunjung balik.

Maaf link hidup tidak akan tampil disini, berkomentar yang baik itu salah satu cara mendapatkan backlink yang baik.

Copyright © 2016. KemejingNet - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Modification by KemejingNet Proudly powered by Blogger